Add Your Link - Web Directory. Add your link today. Linkok - Free Link Exchange Submit Nazent Weblog: May 5, 2011
Custom Search

Thursday, May 5, 2011

Reviews: US Army, Technical Manual, TM 9-1290-364-14&P, CONVENTIONAL MUZZLE VELOCITY SYSTEM M94, AND, COMMUNICATION ADAPTER (MCA), 2002

US Army, Technical Manual, TM 9-1290-364-14&P, CONVENTIONAL MUZZLE VELOCITY SYSTEM M94, AND, COMMUNICATION ADAPTER (MCA), 2002

$ 3.00US Army, Technical Manual, TM 9-1290-364-14&P, CONVENTIONAL MUZZLE VELOCITY SYSTEM M94, AND, COMMUNICATION ADAPTER (MCA), 2002

SCOPE
This manual provides operation and maintenance instructions for the M94 Conventional Muzzle Velocity System (MVS) and for the MVS Communication Adapter (MCA).

PURPOSE OF EQUIPMENT
The purpose of the M94 MVS (Figure 1-1) is to provide an accurate muzzle velocity reading for a projectile fired from a gun and to provide data for adjustment of the g



Anazon International
UK search De search Fr search Fr search

See the original post:

US Army, Technical Manual, TM 9-1290-364-14&P, CONVENTIONAL MUZZLE VELOCITY SYSTEM M94, AND, COMMUNICATION ADAPTER (MCA), 2002
Prices review
Adapters

3dtvs
Accessory
Zal
Adapter
Prikolol
Adapters
Ded
Kot
Naplante
Anekdot
Sobaka

Prewedding Outdoor - Fajriphoto.com

Prewedding Outdoor - Fajriphoto.com

Link to PREWEDDING OUTDOOR JAKARTA

Download Alien Skin: Photo Bundle ALL-In-One 2011

Posted: 05 May 2011 06:15 AM PDT



Alien Skin Software

-Blow Up 2

-Bokeh 2

-Exposure 3

-Eye Candy 6

-Image Doctor 2

-Snap Art 2

-Xenofex 2 Alien Skin: Photo Bundle ALL-In-One 2011 | 242 MB
Genre:Graphics & Design
Alien Skin: Photo Bundle consists of seven of the best photos of plug-ins for Adobe Photoshop, Adobe Photoshop Elements, Adobe Fireworks, Adobe After Effects and Corel Paint Shop Pro: Blow Up, Bokeh, Exposure, Image Doctor, Snap Art, Xenofex, and Eye Candy. Each of these plug-ins simplifies the process for improving the professional quality photos, saving you time and ensures creative freedom.

Download:

http://www.filesonic.com/file/580432184/Alien.Skin.Photo.Bundle.04.2011.rar

Mirror:

http://www.fileserve.com/file/PgGE9MT/Alien.Skin.Photo.Bundle.04.2011.rar
mediafire.com

rapidshare.com
4shared.com
indowebster
hotfile

Add to Google Reader or Homepage

Teknik Dasar Fotografi Digital Depth Of Field

Posted: 04 May 2011 08:43 PM PDT

Teknik Dasar Fotografi Digital Depth Of Field

DieePhotograph

DieePhotograph

Secara harafiah Depth of Field (DOF) berarti kedalaman ruang. Di dunia fotografi, DOF secara teknis berarti rentang atau variasi jarak antara kamera dengan subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman (fokus) gambar yang masih dapat diterima (tidak blur). Dengan kata lain, DOF digunakan untuk menunjukkan ruangan tertentu di dalam foto yang mendapatkan perhatian khusus oleh mata karena adanya perbedaan ketajaman (fokus).
Secara umum, Depth Of Field dipengaruhi oleh 3 hal yaitu :

Jarak fokus utama dari kamera

  • Lebar ruang tajam berbanding lurus dengan kuadrat jarak objek. Jika kita mengubah jarak antara kamera dengan objek sebesar 3x (lebih jauh - dengan menggeser kamera mundur dari posisi semula) maka lebar ruang tajam akan menjadi 9x lebar semula.

Bukaan diafragma

  • Lebar ruang tajam berbanding lurus dengan diafragma. Contoh: jika diafragma dinaikkan 2 stop dari f/8 ke f/16, maka lebar ruang tajam akan menjadi 2x lebar semula.

Panjang fokus lensa yang digunakan

  • Lebar ruang tajam berbanding terbalik dari kuadrat panjang fokus. Dengan kata lain, lebar ruang tajam akan menjadi 4x lebar semula jika kita mengubah lensa dari 100mm ke 50mm (panjang fokus lensa setengah dari semula).

Semakin lebar sudut lensa maka semakin luas daerah ruang tajamnya. Ini artinya, ketika kamera di-zoom out, objek yang kita shoot akan semakin leluasa untuk bergerak maju ataupun mundur dalam jarak tertentu dari kamera dan masih terlihat tajam/fokus. Ruang tajam yang sempit dalam pengambilan gambar telephoto, disebut juga DoF sempit, sedangkan ruang tajam yang luas dalam pengambilan gambar wide disebut juga DoF luas.

Semakin membuka diafragma, semakin sempit daerah ruang tajamnya. Ini berarti, mengatur fokus dalam situasi pencahayaan yang kurang akan lebih problematis dikarenakan diafragma harus membuka lebar dan objek tidak akan leluasa untuk bergerak mendekat atau menjauh dari kamera karena akan keluar dari fokus (out of focus).

Kombinasi antara telephoto (zoom in all the way) dan diafragma yang membuka lebar, akan mengakibatkan ruang tajam yang sempit. Satu contoh, saat pengambilan gambar telephoto (tight shot) seorang penyanyi yang melakukan konser pada malam hari dengan pencahayaan yang minim, kita harus berhati-hati dalam mengatur fokus, karena sedikit saja penyanyi tersebut bergerak mendekat atau menjauh dari kamera, maka dia akan mudah untuk keluar dari fokus.

http://www.pasarkreasi.com/news/detail/photography/2534/

Add to Google Reader or Homepage

Pernak-pernik Foto Pre Wedding

Posted: 04 May 2011 08:18 PM PDT

Bonny D.

Bonny D.

Satu buah foto bisa mengeluarkan ribuan kata-kata. Dia mampu bercerita banyak hal. Jika Anda ingin berbagi kisah menarik kepada orang lain, pajanglah foto-foto kenangan Anda dalam beberapa bingkai. Selanjutnya, biarkan orang menikmati "cerita" yang mengalir dari foto yang Anda pajang tadi.

Begitu juga dengan foto-foto pre wedding. Foto-foto pre wedding adalah cuplikan masa-masa indah calon kedua pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan. Kelak, foto-foto itu akan menjadi kisah masa lalu yang indah untuk diceritakan kepada anak dan cucu. Foto pre wedding juga bisa menjadi obat penawar ketika sebuah rumah tangga memasuki saat yang suram dan getir. Dengan melihat foto-foto masa lampau yang penuh kebahagiaan, kekuatan terhadap komitmen yang telah dibuat sebelumnya bisa menyala dan kembali "hidup".

Ada dua macam fotografi pre wedding, yakni outdoor pre wedding dan indoor pre wedding. Kebanyakan calon pengantin lebih memilih pemotretan outdoor pre wedding ketimbang pemotretan indoor pre wedding. Sebab, dalam outdoor pre wedding, selain lokasinya bervariasi, calon pengantin juga bisa lebih berekspresi dan menikmati sesi pemotretan.

Outdoor Pre Wedding Photography

Dibanding dengan fotografi indoor, tentunya fotografi outdoor memiliki keunggulan tersendiri. Meskipun sang fotografer dalam fotografi indoor dapat mengatur sendiri sumber dan arah cahaya lampu kilat (blitz), hasil fotonya tidak bisa menyamai hasil fotografi outdoor.

Sama seperti semua elemen dalam dunia pernikahan, foto pre-wedding juga memiliki tren sendiri. Pada awalnya, banyak pasangan yang memilih lokasi pemotretan di museum, taman kota, kebun teh di daerah puncak, atau di pantai. Pose-posenya pun masih terbilang klasik: berpegangan tangan seraya berpelukan atau memandang satu sama lain.

Lalu, mungkin karena merasa lokasi-lokasi tadi sudah biasa, banyak pasangan yang memberanikan diri melangkah ke kelas yang lebih tinggi, misalnya dengan memilih pemotretan outdoor yang lokasinya terbilang jauh, seperti di Singapura, Eropa, atau Amerika. Bahkan dalam urusan posenya, sudah banyak pula yang menerapkan style ala majalah fashion.

Dalam fotografi pre wedding, sedikitnya ada lima faktor yang sangat mempengaruhi hasil foto outdoor. Kelima faktor tersebut yakni:

Konsep yang Matang

Contoh konsep foto yang paling sederhana adalah yang menerapkan tema casual. Di sini calon pengantin cukup mengenakan pakaian santai/casual seolah-olah mereka sedang berlibur di sebuah tempat atau daerah yang menyenangkan. Kostum kedua calon pengantin harus sesuai dengan tema yang akan diangkat. Jangan mengenakan kostum yang sobek, warnanya pudar, atau terkena noda karena bisa mengganggu foto secara keseluruhan. Juga jangan memakai kostum yang tidak nyambung dengan konsep.

Konsep lainnya bisa diciptakan sesuai kehendak hati, misalnya bertema profesi atau hobi. Sebagai contoh, memakai kostum tentara, polisi, pilot, dan lain sebagainya. Atau bisa juga dengan melakukan kegiatan seperti memancing, menyelam, hiking, piknik, dan lain-lain.

Kecakapan sang Fotografer

Dalam memotret, sang fotografer dituntut untuk pandai memilih sudut, memilih lokasi, dan tentunya mahir dalam men-setting kameranya agar bisa memotret obyek sesuai dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan.

Sumber cahaya, arah lampu, serta angle juga termasuk di dalamnya. Misalnya, jika yang ingin dibangun adalah suasana hutan, maka segi cahaya harus dibuat dengan sedikit gelap. Atau jika background-nya sebuah istana, maka dengan bantuan sedikit peralatan, pengaturan tata lampu, serta permainan warna yang jelas-jelas menonjolkan keadaannya, maka anda akan benar-benar serasa berada di istana.

Yang lebih penting adalah fotografer jenis ini harus benar-benar berpengalaman dalam memotret foto landscape atau pemandangan. Sebab, fotografer indoor belum tentu mahir saat beraksi di alam terbuka. Begitu juga sebaliknya, fotografer outdoor belum tentu mahir memotret obyek di dalam studio.

Peralatan yang memadai

Fotografer landscape memerlukan peralatan-peralatan tertentu untuk mengabadikan foto-foto dengan baik, mulai dari kamera RLT (refleks lensa tunggal), SLR (Single lens Reflex), tripod, lensa wide/super wide, CPL filter, ND filter, Graduated ND filter, Graduated color filter, atau Bubble level, hingga laptop.

Kadang keberadaan peta (atau mungkin GPS) juga membantu fotografer dalam menemukan tempat atau spot bagus, khususnya bila sedang hunting di daerah yang tidak ketahui atau lokasi yang baru.

Memang, dengan semakin mudahnya penggunaan software dan semakin canggihnya feature software pengolah gambar, kesalahan pada saat pemotretan bisa diatasi. Tapi penggunaan alat-alat tersebut kadang tidak diperlukan. Sebab, yang terbaik tetap saja foto yang natural atau yang tidak "dipermak" habis-habisan.

Lokasi Pemotretan yang Cocok

Jangan asal memilih lokasi pemotretan, pilihlah lokasi yang betul-betul indah untuk diabadikan. Jika lokasi pemotretan kurang indah, biasanya fotografer hanya akan mengambil foto-foto secara close up. Jika memang demikian, maka hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil foto studio. Cuaca di lokasi pemotretan juga berpengaruh sekali terhadap keindahan hasil akhir foto outdoor. Tapi, biasanya, yang menjadi lokasi pemotretan pre-wedding adalah museum-museum, taman kota, kebun teh di daerah puncak, atau pantai.

Bisa juga lokasinya adalah tempat favorit yang biasanya dikunjungi si pasangan, misalnya tempat makan atau tempat khusus untuk sekedar mengobrol menghabiskan waktu. Dan jangan khawatir meskipun tempat itu hanyalah sebuah rumah makan kecil di sudut kota. Sebab, dengan kecapakapan dan kejelian sang fotografer, serta ekspresi "hidup" kedua calon pengantin, fotofoto yang dihasilkan akan terlihat "bercerita".

Atau bisa juga menggunakan latar kampus bila memang kedua calon pengantin bertemu pertama kali di kampus yang sama, lengkap dengan dandanan seperti dulu ketika masih menyandang status mahasiswa. Calon pengantin juga bisa mengingat kenangan yang paling indah pada saat pertama kali bertemu dan mengejawantahkannya dalam bentuk pose-pose. Dijamin seru!

Bahkan tempat-tempat yang tidak biasa juga bisa dijadikan latar yang menarik, misalnya di tengah padatnya lalu-lintas, di dalam bus transJakarta, di pasar kaget malam hari, halte, jembatan penyeberangan, atau bahkan di mal. Pemoteratan dengan ide-ide tidak biasa ini sangat menarik dan membutuhkan keberanian karena si pasangan harus berekspresi di area publik.

Pose dan Ekspresi

Faktor yang kelima ini juga tak kalah penting. Sebab, seindah-indahnya sebuah foto, jika model yang difoto tidak bisa berpose dan berekspresi, tentunya keindahan hasil foto jadi berkurang. Banyak pasangan yang tidak biasa menjalankan sesi ini. Entah lantaran tidak biasa difoto dengan berbagai pose tertentu atau karena fotografernya kurang pandai mengarahkan. Dan akhirnya yang didapat adalah senyum yang dipaksakan. Oleh sebab itu, fotografer harus pandai menciptakan suasana yang nyaman, sehingga calon pengantin bisa nyaman, tersenyum, bahkan tertawa bebas saat pemotretan.

Untuk mendapatkan suasana bahagia saat pemotretan, biasanya fotografer membiarkan pasangan bermain-main sendiri seakan-akan tidak sedang difoto. Si pasangan sebisa mungkin bersikap seolah-olah menjadi dua anak remaja yang sedang dimabuk asmara. Pada saat itulah biasanya tawa lepas dari pasangan muncul. Sebab, tertawa adalah cara termudah dalam memunculkan karakter bahagia. Jadi, perbanyak tawalah saat menjalani sesi pemotretan ini

* dari berbagai sumber

Foto: www.alexmoi.net

[Inside AdSense] Western Union now in available in 13 additional countries

Good news! We've expanded Western Union Quick Cash® as an AdSense payment method to 13 additional countries: Georgia, Nicaragua, Venezuela, Kuwait, Jordan, Qatar, Bahrain, Oman, Yemen, Libya, Senegal, Mauritius, and Cameroon.

For those of you who aren't familiar with this form of payment, Western Union Quick Cash payments are free and will reach you faster than checks. Payments follow our normal payment schedule and are available for pickup in your local currency at your local Western Union agent the day after they're issued.

A couple of things to note: We can send Western Union payments only to publishers that have an individual account at this time. Also, the payee name on your account must exactly match the government-issued ID card that you'll use when picking up your payments. For more information on how to sign up for and pick up Western Union payments, please visit our Help Center.

For those of you who do not yet have Western Union Quick Cash as a payment method in your country, we appreciate your patience as we work to make this available. Keep checking in on the Inside AdSense blog for future launches!



--
Posted By Inside AdSense Team to Inside AdSense at 5/05/2011 07:04:00 AM

--
Unable to view the links or images in the message above? Want to comment on this post? Visit http://adsense.blogspot.com/ .
 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Inside AdSense" group.
To unsubscribe from this group, send email to Inside-AdSense-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/Inside-AdSense

Recording The Planets, Netflix is Stalking Me









Recording "The Planets"

By Steven Stone

On Friday early evening I set up to record Gustav Holst's "The Planets" at the Macky Auditorium. Performing forces were to include the Boulder Philharmonic and The Ars Nova Singers. I've been recording the Boulder Philharmonic's live concerts since 1995. One evening, after several Martinis, J. Gordon Holt and I decided we wanted to make some live concert recordings. Gordon had been recording since his teens, while I had worked as an on-location recording assistant in Boston with Mica Shatner. We both missed it, so we approached the Boulder Philharmonic. As luck would have it...

Read More...

More from AudiophileReview.com
What's Your Reference Standard
Chelsea's Choir Concert in Grusin Hall
The $7,500 beat-down?
HDTracks and the Who's Tommy
A Great Solution for Subwoofer Ground Loop Hum




Netflix Is Stalking Me

By Adrienne Maxwell

A few months ago, I ended my relationship with Netflix. I'd like to stay that I was taking an impassioned stand against the fee increase for my DVD/streaming plan, but the truth is that we simply weren't a good match. I don't watch enough movies to justify $10 per month for the plan I had; and, when I do watch a movie, I generally want it to be a big-ticket new release, which the lower-priced streaming-only plan doesn't offer. So, I decided it was time to walk away.

Since then, Netflix has...

Read the full artcle

More from HDTVetc.com
The Article Cable Manufacturers Won't Let You See
Options Abound in the HT Screen Category
THX Media Director: The Next Step in A/V Calibration
Shopper's Guide: What's Going on with 3D Blu-ray?
VUDU Now Streams Via Web Browser





After 80 Years, Philips Unloads TV Business

Citing falling consumer prices and declining margins, Royal Philips Electronics NV will relinquish control of its 80-year old television unit to an Asian contract manufacturer....

Read More



LG caught my eye last year with their lineup of HDTVs, especially the 50-inch, 50PK750 reviewed here. The industrial design of the 50PK750 plasma television is clean and very modern. The glass front piece covers the entire front portion of the television, eliminating the raised bezel found on most units. The glass panel extends about a quarter inch past the edges of the television body. The only items on the front panel noticeable from any distance are the...Read More

More from HomeTheaterReview.com
Aperion Audio Zona Wireless Speaker System

Onkyo PA-MC5500 Multi-Channel Amplifier
Fineline Speakers LCR-21 On-Wall Speaker
Samsung UN65C6500 65-inch LED HDTV

Sony BDP-S380 Blu-ray Player




Last month's Benchmark sweepstakes winner is Jason Lyman.



Enter to Win a $250 Logitech Harmony One Advanced Universal Remote

Last month's Cambridge Audio sweepstakes winner is John Phillips.



Until now, speakers of this caliber have always taken up space in the room.

The world's best speakers feed the soul. They are able to transport us to performances and it's as if we are in the presence of the artists themselves. Until now, speakers of this caliber have always taken up space in your room.

In the past, you have had to compromise in either speaker performance or design. Wisdom Audio has changed everything. Finally, there is an architectural speaker line comparable to the world's best freestanding speakers - the award-winning Sage Series. No more compromises. To learn how they do it and locate your nearest dealer, visit www.wisdomaudio.com or call (775) 887-8850


Popular HomeTheaterSpot Topics
Disc Spending Still Tops VOD
Sherbourn Readies New Ad Campaign
Steven Tyler Drops F-Bomb on 'American Idol'
Vudu Expands Service to Web Site
Sony Faces Global Legal Action Over Data Theft
7% of Americans Subscribe to Netflix
James Cameron Among Directors Protesting VOD
Oppo BDP-93 Owners Thread
Why I Love My Panasonic DMP-BD30


Sherbourn Announces Upcoming Receiver and Pre/Pro with Integrated Control4 Controllers



At CES '11, Sherbourn Technologies featured two new high performance models for audio enthusiasts who are ready to integrate their favorite gear into a whole house system. The new models, including a new PT-7020C4 7.1 AV processor/controller and SR-120C4 7.1 AV media receiver feature fully integrated Control4 controllers, in addition to specially designed audio stages with dual core DSP processors, full Ethernet control, HDMI capability, 3D capability, HDMI true bypass mode, full colors on screen display, iPhone and iPad control app's and balanced I/O on 7.1 channels.

For more information visit the Sherbourn website or call (615) 791-6254.

 








Visit our other Home Theater Websites














Click to view this email in a browser

If you no longer wish to receive these emails, please reply to this message with "Unsubscribe" in the subject line or simply click on the following link: Unsubscribe

HomeTheaterReview.com
9701 Wilshire Boulevard
10th Floor
Beverly Hills, California 90212
US

Read the VerticalResponse marketing policy.

Try Email Marketing with VerticalResponse!